Guru PAUD di Setro Surabaya Nilai Program MBG Sangat Membantu, Meski Rasa Makanan Dinilai Masih Kurang Familiar
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dirasakan manfaatnya oleh berbagai kalangan, termasuk lingkungan sekolah. Seorang guru PAUD di kawasan Setro, Surabaya, mengaku program tersebut memberikan dampak positif bagi siswa dan keluarga.
Dalam obrolan santai, guru tersebut menceritakan bahwa kehadiran MBG sangat membantu, terutama bagi anak-anak yang setiap hari membutuhkan asupan makanan bergizi selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
"Secara keseluruhan program ini bagus dan banyak menolong masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, makanan yang dibagikan umumnya memiliki kualitas yang baik dan terlihat memperhatikan aspek kesehatan. Namun, ada satu catatan kecil yang sering muncul dari anak-anak.
Rasa makanan dinilai cenderung original atau alami sehingga terasa lebih hambar dibanding makanan yang biasa mereka konsumsi sehari-hari. Akibatnya, sebagian siswa masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi.
Guru tersebut menduga kondisi itu terjadi karena menu MBG memang dirancang sebagai makanan sehat dengan penggunaan bumbu yang lebih terukur. Kemungkinan besar penggunaan penyedap rasa juga dibatasi sehingga cita rasanya berbeda dari makanan yang biasa dijual di luar sekolah.
"Anak-anak kan terbiasa dengan makanan yang rasanya lebih kuat. Jadi ketika mendapat menu yang lebih sehat, sebagian masih belum terbiasa," katanya.
Meski begitu, respons terhadap program ini tetap positif. Banyak siswa tetap menikmati makanan yang diberikan, sementara pihak sekolah melihat manfaat nyata dari adanya dukungan gizi bagi peserta didik.
Pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa persoalan rasa bukan menjadi keluhan utama. Justru keberadaan makanan bergizi yang rutin diterima siswa dianggap sebagai langkah yang membantu kebutuhan anak-anak selama masa pertumbuhan.
Bagi para guru, penyesuaian selera mungkin hanya soal waktu. Seiring berjalannya program, anak-anak diharapkan semakin terbiasa mengonsumsi makanan sehat dengan rasa yang lebih alami.
Di tengah berbagai tanggapan yang muncul, satu hal yang cukup jelas adalah MBG telah memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh sekolah dan para siswa penerimanya.