Saat terserang flu, banyak orang berharap ada obat yang bisa membuat tubuh langsung pulih keesokan harinya. Namun kenyataannya, hidung tetap meler, badan masih pegal, dan demam sering kali baru mereda setelah beberapa hari.
Hal ini membuat sebagian orang bertanya-tanya, apakah flu memang harus menunggu waktu untuk sembuh?
Jawabannya, dalam banyak kasus memang demikian.
Flu umumnya disebabkan oleh infeksi virus yang masuk ke saluran pernapasan. Ketika virus menyerang, tubuh tidak langsung mampu menghilangkannya. Sistem kekebalan membutuhkan waktu untuk mengenali ancaman, membentuk pertahanan, lalu melawan virus tersebut hingga jumlahnya berkurang.
Itulah sebabnya obat flu yang dijual bebas biasanya tidak benar-benar membunuh virus penyebab penyakit. Fungsinya lebih banyak membantu meredakan gejala seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, atau rasa tidak nyaman di tubuh.
Banyak orang merasa obat flu tidak bekerja karena gejalanya masih ada setelah minum obat. Padahal yang sedang terjadi adalah tubuh sedang menjalani proses penyembuhan secara alami.
Gejala seperti pegal-pegal dan demam justru sering menjadi tanda bahwa sistem imun sedang aktif bekerja. Sel-sel pertahanan tubuh melepaskan berbagai zat untuk melawan infeksi. Dampaknya, badan terasa lemas, otot nyeri, dan suhu tubuh meningkat.
Biasanya kondisi terberat terjadi pada dua hingga tiga hari pertama. Setelah itu, tubuh mulai mengendalikan infeksi dan gejala perlahan mereda. Pada sebagian orang, pilek dan batuk bisa bertahan lebih lama meski demam sudah hilang.
Karena itu, istirahat cukup dan memperbanyak minum air sering menjadi saran utama saat flu menyerang. Kedengarannya sederhana, tetapi dua hal tersebut membantu tubuh bekerja lebih efektif dalam menghadapi infeksi.
Jika demam berlangsung lebih dari tiga hari, muncul sesak napas, atau kondisi justru memburuk setelah sempat membaik, pemeriksaan ke dokter tetap diperlukan.
Jadi, ketika flu datang, bukan berarti tidak ada yang bisa dilakukan. Hanya saja, tidak ada jalan pintas untuk memaksa tubuh sembuh dalam hitungan jam. Dalam banyak kasus, proses pemulihan memang membutuhkan waktu, dan tubuh memiliki caranya sendiri untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.