Rekor Nasional! Surabaya Cetak Sejarah Penyaluran KUR Perumahan Rp305 Miliar dalam Sehari.


Surabaya kembali mencatatkan prestasi nasional di sektor pembiayaan perumahan. Dalam satu hari, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan di Kota Pahlawan menembus angka fantastis, yakni sekitar Rp305 miliar kepada 245 debitur.

Capaian ini bukan sekadar angka, melainkan rekor tertinggi secara nasional untuk penyaluran KUR perumahan dalam satu kegiatan. Program ini melibatkan Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai penyalur utama, dengan sasaran mulai dari masyarakat umum hingga pelaku usaha di sektor konstruksi dan properti.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa skema KUR perumahan dirancang agar mudah diakses. Dengan bunga ringan dan proses yang dipermudah, pemerintah berharap masyarakat bisa terbebas dari jeratan pembiayaan informal yang memberatkan.

Tak berhenti di situ, pemerintah langsung memasang target ambisius. Dalam tiga bulan ke depan, Surabaya diproyeksikan akan kembali menerima tambahan penyaluran KUR perumahan hingga Rp500 miliar.

Langkah agresif ini dinilai menjadi strategi penting untuk mendorong pembangunan rumah layak huni sekaligus menggerakkan sektor riil. Selain membantu masyarakat memiliki rumah, program ini juga membuka peluang besar bagi pengembang, kontraktor, hingga pelaku usaha bahan bangunan.

Dengan capaian ini, Surabaya tidak hanya menjadi kota perdagangan dan jasa, tetapi juga mulai mengukuhkan diri sebagai motor penggerak program pembiayaan perumahan nasional.