Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Ajudan Sebut Tidak Menerima Undangan


Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tidak terlihat dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Kompleks Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Jakarta Pusat, Senin (1/6).

Ketidakhadiran Jokowi langsung menjadi perhatian publik. Pasalnya, sebelumnya Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyampaikan rencana untuk mengundang para mantan presiden dan wakil presiden dalam peringatan tersebut.

Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah, menjelaskan bahwa hingga hari pelaksanaan upacara, pihaknya belum menerima undangan apa pun untuk menghadiri acara tersebut.

"Hingga pagi hari ini kami belum menerima undangan untuk Bapak Joko Widodo menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila," kata Syarif.

Menurutnya, tidak ada surat resmi maupun bentuk komunikasi lain yang diterima terkait undangan acara tersebut. Karena itu, Jokowi tidak mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung di Jakarta.

"Tidak ada undangan baik berupa surat resmi maupun komunikasi lainnya," ujarnya.

Pada siang hari sekitar pukul 12.33 WIB, Jokowi terlihat meninggalkan kediamannya dengan mengenakan kemeja putih dan celana hitam. Namun, tidak ada agenda yang berkaitan dengan upacara Hari Lahir Pancasila.

Sebelumnya, Sekretaris Utama BPIP Tonny Agung Arifianto sempat menyampaikan bahwa seluruh presiden dan wakil presiden periode sebelumnya akan diundang dalam peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini.

Saat memberikan keterangan kepada media pada Jumat (29/5), Tonny mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari semangat kebersamaan dan gotong royong.

"Semua Presiden maupun Wakil Presiden pastinya kita undang semuanya," ujar Tonny di Kantor BPIP, Gambir, Jakarta Pusat.

Meski demikian, hingga upacara berlangsung, pihak Jokowi menyatakan tidak menerima undangan yang dimaksud. Situasi ini pun memunculkan pertanyaan publik mengenai proses penyampaian undangan kepada mantan kepala negara tersebut.

Sampai saat ini belum ada penjelasan resmi dari BPIP terkait pernyataan pihak Jokowi mengenai tidak diterimanya undangan untuk menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila 2026.